RSI Sultan Agung Semarang Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Iran

Semarang – Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang menjajaki kerja sama internasional dengan Iran Indonesia Trade Center (IITC) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan kedokteran, dan penelitian medis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit memperluas jaringan kemitraan global serta mengembangkan pelayanan kesehatan yang berlandaskan profesionalisme dan nilai-nilai Islam.

Penjajakan tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di sela-sela kegiatan Annual Seminar Patient Safety XX and Workshop yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di ICE BSD, Tangerang. Pertemuan ini dihadiri Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua, bersama delegasi IITC yang dipimpin Amirhossein Mehrpouya, B.Sc., M.Sc.

Pembahasan berfokus pada peluang kolaborasi antarlembaga, termasuk kemungkinan kemitraan dengan rumah sakit pendidikan di Iran. Kerja sama ini diharapkan membuka kesempatan untuk bertukar pengetahuan, meningkatkan kompetensi tenaga medis, serta mengembangkan penelitian dan teknologi kedokteran.

Terdapat tiga bidang utama yang menjadi fokus penjajakan, yaitu peningkatan mutu pelayanan medis, penguatan pendidikan kedokteran, serta penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan. Salah satu potensi yang dibahas adalah kedokteran presisi, yakni pendekatan medis yang mempertimbangkan karakteristik dan kondisi individual pasien dalam menentukan penanganan yang tepat.

Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pengembangan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) dalam memperluas kontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, dan penelitian. Meski demikian, seluruh rencana kerja sama masih memerlukan pembahasan lebih lanjut dengan memperhatikan kebutuhan institusi, keselamatan pasien, etika penelitian, dan peraturan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, RSI Sultan Agung Semarang dan IITC merencanakan pertemuan lanjutan di Semarang melalui seminar dan lokakarya bertema Opportunity & Strategic Collaboration. Agenda tersebut juga direncanakan mencakup penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) sebagai landasan awal pengembangan kemitraan.

Melalui penjajakan ini, RSI Sultan Agung Semarang berharap dapat membangun kolaborasi internasional yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Sumber: https://www.rsisultanagung.co.id/berita/detail/68

Scroll to Top