CALL: 024 - 6583584 ext.309

Email: ybwsa.org@gmail.com

Pengembangan Usaha

PT Bakti Agung Pratama

Amal usaha inti (core) YBWSA adalah pendidikan dan pelayanan kesehatan. Sebagai komitmen untuk memajukan amal usaha inti di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan tersebut, maka YBWSA mengembangkan kegiatan bisnis yang berperan untuk menunjang kegiatan amal usaha inti YBWSA. Kebijakan yang ditetapkan YBWSA di bidang pengembangan usaha bisnis adalah:

  1. Pengembangan usaha bisnis diorientasikan untuk menjadi pelaksana kegiatan dan unit kerja yang mampu menopang core amal usaha YBWSA (pendidikan, pelayanan kesehatan dan dakwah);
  2. Pengembangan usaha bisnis dilaksanakan dengan kaidah-kaidah bisnis secara syariah untuk mengapai berkah. Selain itu diharapkan menjadi pusat percontohan bisnis syari’ah.

Keberhasilan berkembang dan pencapaian kemajuan yang dimiliki YBWSA saat ini tidak terlepas dari pertolongan Allah swt dan bantuan dari berbagai pihak. Sinergi antara ulama dan para pengusaha pada awal berdirinya menjadi kekuatan yang mampu menggerakkan roda organisasi di masa-masa sulit hingga saat berkembang dan memberikan manfaat untuk umat.

Sinergi inilah yang kemudian menjadi salah satu ujung tombak YBWSA dalam menguatkan langkah untuk menapaki medan amanah dengan membangun jejaring yang saling menguatkan antar organisasi maupun lembaga di tingkat regional, nasional dan bahkan internasional.

 

INFO PROGRAM

Pertanian Organik Terpadu

Peternakan Organik Terpadu

Perikanan Organik Terpadu

Pengelolaan Sampah Terpadu

Vertikultur Minaponik

Kerjasama dan pengelolaan LAZIS Sultan Agung

TENTANG KEBUN QUR’AN

Tahun 2014 telah dimulai rintisan usaha dalam sebuah unit kerja di bawah YBWSA untuk meningkatkan produktifitas lahan milik YBWSA yang merupakan langkah penting utama guna menjawab keberadaan aset tanah yang ‘mangkrak’ dan belum mampu dimanfaatkan secara optimal dalam sebuah usaha Kebun Qur’an Sultan Agung (KQSA). Keberadaan KQSA berangkat dari kegundahan dan keresahan dalam pengeloaan aset YBWSA yang ditindaklanjuti dengan mengkaji sebuah buku berjudul “Kebun Quran” karya Ust. H. Muhaimin Iqbal yang menguraikan esensi dan urgensi “berkebun” bagi umat Islam dengan memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimiliki dengan mengikuti petunjuk Allah dalam Al Quran sehingga mampu mencapai kemakmuran kehidupan umat Islam yang menunjang kesejahteraan dunia.
Gambaran ‘keberkahan’ dan prospek usaha dari praktek berkebun sesuai Al Quran (Quranic Agro Culture) menambah semangat YBWSA merintis serta mengembangkan program Quranic Agro Culture (QAC) yang telah diwujudkan dan berhasil dikembangkan oleh Ustadz H. Muhaimin Iqbal dalam skala kecil (micro farming) di Jonggol maupun skala besar (Quranic Agro Forestry/QAF) di Blitar dan Bali. QAC/F terbukti memiliki perbedaan dan keunggulan dibandingkan perkebunan ataupun hutan permanen pada umumnya, yakni: perbedaan fungsi dan jenis vegetasi yang berimplikasi pada output secara kualitatif dan kuantitatif yang insya Allah lebih unggul. Kebun Quran dalam skala besar (QAF) misalnya, mempunyai fungsi untuk kelestarian lingkungan sebagaimana hutan lindung sekaligus menjadi penghasil output pertanian yang produktif sebagaimana perkebunan. Tidak ada konsep pemisahan antara fungsi kelestarian alam dengan fungsi produksi pertanian pada QAC/F sebagaimana hutan konservasi maupun perkebunan konvensional.