{"id":5831,"date":"2024-11-19T14:37:00","date_gmt":"2024-11-19T07:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ybw-sa.org\/?p=5831"},"modified":"2025-09-03T02:45:07","modified_gmt":"2025-09-03T02:45:07","slug":"serigala-dan-biawak-berbicara-tentang-rasulullah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/serigala-dan-biawak-berbicara-tentang-rasulullah\/","title":{"rendered":"Serigala dan Biawak Berbicara Tentang Rasulullah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><\/figure>\n\n\n\n<p>Seorang Yahudi menggembalakan dombanya di lereng lembah di Makkah tanpa diduga muncul seekor serigala dan memangsa domba. Kemudian sang serigala itu menyeret dan membawa mangsanya. Si Yahudi yang tidak ingin kehilangan domba itu berusaha mengejar dan mengambil kembali dombanya itu, namun sang Yahudi ini terkejut dikala seekor serigala itu berkata <em>\u201cApakah Engkau tidak takut kepada Allah? Engkau mengambil domba yang sudah dianugerahkan Allah kepadaku sebagai rezekiku?\u201d<\/em>. Sang Yahudi itu pun terkesima mendengar seorang seekor serigala yang bisa berbicara dan dibuat kaget lagi ketika serigala itu berbicara lagi <em>\u201cDemi Allah, ada yang lebih baik daripada ini\u201d<\/em>. Tanya si Yahudi itu <em>\u201cApa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah menyampaikan kepada semua orang berbagai kejadian yang telah lampau dan yang akan terjadi?\u201d<\/em>. Akhirnya si Yahudi pun membiarkan dombanya itu dimakan serigala itu, dan Yahudi itu pun menggiring binatang ternaknya menuju Makkah menuju Madinah dengan tujuan untuk bertemu dengan Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em>. Saat tiba di Madinah waktu itu tiba waktu shalat, Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em> bersama para sahabatnya sedang melaksanakan shalat berjamaah. Usai shalat Rasulullah menanyakan <em>\u201cMana orangnya tadi si penggembala itu?\u201d<\/em>. Kemudian si Yahudi itu pun berdiri dan berkata <em>\u201cSayalah si penggembala itu wahai Rasulullah\u201d.<\/em> \u201cTolong ceritakan apa yang terjadi. Apa yang engkau lihat?\u201d. Yahudi pun menjelaskan menceritakan kejadian yang ia lihat dan ia dengar selama bersama dengan serigala itu. Kemudian Rasulullah memberikan komentar <em>\u201cBetul apa yang dikatakan serigala itu, demi dia, demi jiwa, Muhammad yang ada dalam genggamannya bahwa tidak akan terjadi kiamat hingga binatang buas pun bisa berbicara dengan manusia\u201d.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kisah yang lain juga diceritakan kisah ini, dikisahkan oleh Sayyidina Umar Bin Khattab Radhiyallahu Anhu: Suatu hari Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em> mendatangi sebuah acara di salah seorang sahabatnya, tiba-tiba muncul seorang pemuda dari Bani Sulaiman dan ia membawa seekor biawak dan biawak itu pun diletakkan di hadapan Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em> dan ia berkata <em>\u201cSaya tidak akan beriman kepadamu sebelum biawak ini beriman kepadamu\u201d.<\/em> Kemudian Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em> memanggil biawak itu <em>\u201cWahai biawak kemarilah\u201d.<\/em> Dan biawak itu pun memenuhi panggilan Rasulullah dengan ucapan yang lemah lembut dan semua orang waktu itu mendengar pembicaraan antara Rasulullah dengan biawak itu <em>\u201cWahai Rasulullah, aku memenuhi panggilanmu. Semoga Engkau bahagia wahai penghias bagi orang-orang yang percaya dengan hari kiamat\u201d.<\/em> Rasulullah <em>Shallallahu Alaihi Wasallam<\/em> bertanya kepada biawak itu \u201cHai biawak, siapakah yang Engkau sembah?\u201d. Biawak itu pun menjawab <em>\u201cAku menyembah dia yang atasnya di atas langit, kekuasaannya berada di bumi, jalannya berada di lautan, kasih sayangnya berada di surga dan siksanya berada di neraka\u201d.<\/em> Rasulullah bertanya lagi <em>\u201cDan Siapakah aku?\u201d.<\/em> Biawak pun menjawab <em>\u201cEngkau adalah utusan Allah, Tuhan semesta alam, penutup para nabi dan berbahagialah orang-orang yang mempercayai dan membenarkan apa yang engkau sampaikan dan celakalah bagi orang-orang yang mendustakan kamu\u201d.<\/em>Dari kisah serigala dan biawak ini yang menyatakan keimanan kepada Allah <em>Subhanahu Wa Ta\u2019ala<\/em> dan meyakini Rasul Nabi Muhammad <em>Shallallahu Alaihi Wasallam.<\/em> Kita mudah-mudahan Allah senantiasa memperkuat keimanan kita kepada Allah dan semakin <em>mahabbah<\/em> kita kepada Baginda Nabi Muhammad <em>Shallallahu Alaihi Wasallam.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Pemateri : Ust. Mustain, M.Pd.I<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Source: <\/strong><a href=\"https:\/\/youtu.be\/SBpJb5rWKFY\">https:\/\/youtu.be\/SBpJb5rWKFY<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang Yahudi menggembalakan dombanya di lereng lembah di Makkah tanpa diduga muncul seekor serigala dan memangsa domba. Kemudian sang serigala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1708,1704],"tags":[],"class_list":["post-5831","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-dakwah","category-yayasan","post_format-post-format-gallery"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/author\/ybwsa\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/dakwah\/\" rel=\"category tag\">Dakwah<\/a> <a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/yayasan\/\" rel=\"category tag\">Yayasan<\/a>","rttpg_excerpt":"Seorang Yahudi menggembalakan dombanya di lereng lembah di Makkah tanpa diduga muncul seekor serigala dan memangsa domba. Kemudian sang serigala [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22836,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5831\/revisions\/22836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}