{"id":23852,"date":"2026-09-07T01:29:20","date_gmt":"2026-09-07T01:29:20","guid":{"rendered":"https:\/\/ybw-sa.org\/?p=23852"},"modified":"2026-09-07T01:29:20","modified_gmt":"2026-09-07T01:29:20","slug":"iai-jateng-bpk-dan-perguruan-tinggi-perkuat-transparansi-untuk-membangun-kepercayaan-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/iai-jateng-bpk-dan-perguruan-tinggi-perkuat-transparansi-untuk-membangun-kepercayaan-publik\/","title":{"rendered":"IAI Jateng, BPK, dan Perguruan Tinggi Perkuat Transparansi untuk Membangun Kepercayaan Publik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"380\" src=\"https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-23853\" style=\"width:1200px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp 768w, https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-300x148.webp 300w, https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-18x9.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Semarang \u2014<\/strong> Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam membangun serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun badan usaha. Pengelolaan anggaran dan berbagai kebijakan publik tidak cukup hanya didukung oleh regulasi dan sistem yang baik, tetapi juga harus disertai keterbukaan serta pertanggungjawaban kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam <strong>Seminar Nasional 2026<\/strong> yang digelar oleh <strong>Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI<\/strong> pada Sabtu (29\/8\/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus <strong>Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA)<\/strong>, Semarang, dengan mengangkat tema <em>\u201cMembangun Kepercayaan Publik melalui Transparansi Pemerintah dan Badan Usaha: Transparansi dan Akuntabilitas sebagai Fondasi Kepercayaan Publik.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Rektor UNISSULA, <strong>Prof. Dr. Gunarto, SH., MH.<\/strong>, menyampaikan bahwa seminar tersebut menjadi wadah strategis untuk mempertemukan kalangan akademisi, profesional, dan praktisi yang memiliki keahlian di bidang akuntansi, pemeriksaan, tata kelola, serta akuntabilitas publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, pengelolaan keuangan negara tidak semestinya hanya dilihat dari sisi angka maupun laporan keuangan. Di balik pengelolaan tersebut terdapat amanah untuk memastikan setiap sumber daya yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat erat kaitannya dengan keterbukaan lembaga dalam mempertanggungjawabkan setiap kebijakan dan tindakan yang telah dilakukan. Oleh sebab itu, transparansi tidak semata-mata dipahami sebagai kewajiban administratif, sementara akuntabilitas bukan hanya tentang menyelesaikan laporan. Keduanya merupakan bagian penting dari upaya menjaga amanah publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengelolaan sumber daya oleh pemerintah maupun badan usaha, lanjutnya, harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan keuangan, perlu dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam upaya menciptakan tata kelola yang sehat, proses pemeriksaan, pengawasan, dan penerapan prinsip tata kelola yang baik memiliki peran penting. Namun, tanggung jawab tersebut tidak hanya berada di tangan lembaga pemeriksa seperti BPK.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembangunan tata kelola yang transparan dan akuntabel membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, badan usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga masyarakat. Terlebih saat ini tuntutan publik terhadap keterbukaan informasi semakin tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <strong>Ketua IAI Wilayah Jawa Tengah, Hendri Santosa, SE., M.Si., Ak., CA., CFrA., CRP., CGCAE., QRGP.<\/strong>, menilai bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan lembaga pemeriksa menjadi semakin penting dalam menghadapi perkembangan kebutuhan dunia kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan penguatan kompetensi teknis di bidang akuntansi. Lebih dari itu, pendidikan tinggi juga diharapkan mampu membentuk calon akuntan yang memiliki integritas, etika, dan tanggung jawab profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Panitia Seminar Nasional, <strong>Provita Wijayanti, SE., M.Si., Ak., CA., PhD.<\/strong>, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Penghargaan khusus diberikan kepada Ditjen Pemeriksaan Keuangan III BPK RI, IAI Jawa Tengah, dan UNISSULA atas kerja sama serta kontribusi dalam mempersiapkan seminar hingga dapat berlangsung dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Provita, keberhasilan sebuah kegiatan tidak terlepas dari berbagai proses dan kerja keras yang sering kali tidak terlihat, mulai dari koordinasi, persiapan teknis, hingga pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran dari berbagai pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Seminar Nasional 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dengan jumlah peserta mencapai <strong>871 orang dari berbagai daerah di Indonesia<\/strong>. Dari jumlah tersebut, sebanyak <strong>250 peserta mengikuti kegiatan secara langsung<\/strong>, sedangkan <strong>621 peserta lainnya berpartisipasi secara daring melalui Zoom<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, lembaga pemeriksa, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber: <a href=\"https:\/\/unissula.ac.id\/blog\/iai-jateng-bpk-dan-perguruan-tinggi-dorong-transparansi-dan-akuntabilitas-untuk-meningkatkan-kepercayaan-publik\">https:\/\/unissula.ac.id\/blog\/iai-jateng-bpk-dan-perguruan-tinggi-dorong-transparansi-dan-akuntabilitas-untuk-meningkatkan-kepercayaan-publik<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang \u2014 Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam membangun serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun badan usaha. Pengelolaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23853,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[7,1031,1706,168],"tags":[],"class_list":["post-23852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-news","category-pendidikan","category-unissula"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"landscape":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"portraits":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"thumbnail":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-300x148.webp",300,148,true],"large":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"1536x1536":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"2048x2048":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-18x9.webp",18,9,true],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b.webp",768,380,false],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-600x380.webp",600,380,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/539dee5c-af5b-4157-8ad0-3a0abe0bb31b-600x380.webp",600,380,true]},"rttpg_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/author\/ybwsa\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a> <a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/pendidikan\/\" rel=\"category tag\">Pendidikan<\/a> <a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/category\/unissula\/\" rel=\"category tag\">Unissula<\/a>","rttpg_excerpt":"Semarang \u2014 Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam membangun serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun badan usaha. Pengelolaan [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23852"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23854,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23852\/revisions\/23854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}