{"id":2772,"date":"2019-07-15T11:07:13","date_gmt":"2019-07-15T04:07:13","guid":{"rendered":"http:\/\/ybw-sa.org\/?p=2772"},"modified":"2019-07-15T11:07:13","modified_gmt":"2019-07-15T04:07:13","slug":"menasehati-diri-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/menasehati-diri-sendiri\/","title":{"rendered":"Menasehati Diri Sendiri"},"content":{"rendered":"\n<ul class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/ybw-sa.org\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/merenungdalamkesendirian.jpg\" alt=\"\" data-id=\"2773\" data-link=\"http:\/\/ybw-sa.org\/?attachment_id=2773\" class=\"wp-image-2773\"\/><figcaption>\/\/google.co.id<\/figcaption><\/figure><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\" class=\"has-large-font-size\"><strong>\u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0639\u064e\u0635\u0652\u0631\u0650\u00a0 \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u064e\u0641\u0650\u064a \u062e\u064f\u0633\u0652\u0631\u064d\u00a0 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0651\u0627 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0627\u0644\u0650\u062d\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0642\u0650\u0651 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0628\u0652\u0631\u0650<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>\u201cDemi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.<\/em> <\/p><cite> (QS.Al-Ashr:1-3) <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Berbicara\ntentang nasihat, aku melihat diri ini tak pantas untuk memberikannya karena\norang yang tak memiliki cahaya tidak mungkin dijadikan alat penerang oleh yang\nlainnya, bagaimana bayangan akan lurus bila kayunya saja bengkok, dan bagaimana\nakan menasehati jika sipenulis ini adalah orang yang belum tentu mampu\nmenjalankan atau melakukan apa yang dikatakannya sendiri, disini penulis akan\nmencoba menuliskan sebuah tulisan tentang \u201c Menasehati Diri Sendiri\u201d .<\/p>\n\n\n\n<p>Pengertian\nnasihat dalam Islam adalah suatu cara yang bertujuan untuk mengingatkan\nseseorang bahwa segala macam bentuk perbuatan pasti ada sanksi serta akibatnya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>\u201cBarangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.<\/em>\u201d<\/p><cite> (QS. 99:7) <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Secara\nterminologi nasehat berarti melarang, memerintah atau menganjurkan suatu hal\ntertentu yang juga disertai dalil motivasi dan ancaman.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Nasehat terbaik &nbsp;ada 4 : <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1.\nPemberi nasehat yang bicara adalah al-Qur\u2019an karena didalamnya terdapat\npetunjuk yang tidak ada keraguan samasekali didalamnya, al-Qur\u2019an adalah\nmerupakan pemberi nasihat yang berbicara tentang semua aspek kehidupan dan juru\nnasehat yang tidak ada keraguan sama sekali didalamnya,serta merupakan kalam\nAllah yang diturunkan tanpa ada kebatilan didalamnya dalam segi apapun dan\ndimanapun.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Allah <em>SUBHANAHU WA TA\u2019ALA<\/em>, Berfirman, \u201c<em>Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. <\/em><br><\/p><cite> (Al-Huud: 15-16) <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Al-\u2018Aufi menceritakan dari Ibnu `Abbas mengenai ayat ini,\nbahwa orang-orang suka berbuat riya\u2019 (pamer), akan didatangkan kepada mereka\nkebaikan mereka di dunia. Dan dengan demikian itu mereka tidak didhalimi\nsedikit pun. Allah berfirman: <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-style-default is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>\u201cDan tidaklah bermanfaat kepadamu nasehatku jika aku hendak memberi nasehat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.&#8221;<\/em><br><\/p><cite> (Al-Huud : 34) <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>2.\npemberi nasihat yang baik itu adalah As-Sunnah karena Sunnah adalah perkataan\nNabi Muhammad yang dibimbing oleh tuhan pencipta alam semesta, tuhan yang maha\nmengetahui lagi maha menunjukkan , sunnah juga merupakan tindakan Nabi Muhammad\n<em>Shallahu \u2018Alaihi Wassalam<\/em> yang\nmenjadi suri teladan bagi kita semua, akhlaqul karimah yang dicontohkan nabi\nMuhammad <em>Shallahu \u2018Alaihi Wassalam<\/em> adalah\nnasihat bagi kita,<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rasulullah <em>Shallahu \u2018Alaihi Wassalam<\/em> bersabda : \u201c<em>Agama itu adalah nasihat.\u201d Orang-orang bertanya, \u201cKepada siapa?\u201d Nabi Muhammad Shallahu \u2018Alaihi Wassalam, menjawab, \u201cKepada Allah dan Kitab-Nya dan kepada Rasul-Nya dan kepada para pemimpin Muslim dan rakyat biasa.\u201d <\/em><\/p><cite><em>[Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim]<\/em> <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Dan sabda Nabi <em>Shallahu \u2018alaihi wassalam<\/em>,. <em>\u201csaya melihat dimalam Isra\u2019ku orang laki laki yang lidahnya dipotong dengan dengan alat potong yang terbuat dari api neraka, lalu aku bertanya , \u201c ya Jibril \u201c siapakah mereka ?\u201d Jibril menjawab\u2019 mereka adalah khotib khotib dari umatmu wahai Muhammad , mereka menyerukan kebaikan kepada manusia dan mereka melupakan dirinya ( tidak mengerjakan apa yang diserukanya tentang kebaikan , tidak mengamalkannya ) padaha;l mereka berpegang , berdalil pada al-kitab , apakah mereka tidak berakal budi ?\u201d<\/em><\/p><cite> ( HR. Imam Ahmad )  <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Memahami hadist diatas bahwasanya ketika kita\nmenasehati orang lain sebenarnya kita telah menasehati dirinya sendiri dan jika\ntidak mengamalkannya sesungguhnya dirinya sendiri yang paling bertanggung jawab\natas nasehat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>3.\nSebaik baiknya nasihat adalah kematian karena dengan menginggat kematian maka\nbagi orang yang percaya akan adanya hari dibangkitkan akan mempersiapkan bekal\nuntuk mati, semua yang bernyawa pasti akan mengalami kematian, dan tak akan ada\nyang mengetahui&nbsp; kapan kematian itu akan\ndatang, mati bisa menjemput siapa saja tidak memandang tua, yang mudapun tak\nakan lepas dari takdir kematiannya, tidak hanya yang sakit orang yang sehat pun\nbisa seketika ditumbangkan oleh kematian, hendaklah kematian itu menjadi\npengingat bagi yang hidup, oleh karenannya kita dinasehati untuk banyak\nmenginggat mati <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Dari Ibnu Umar RA berkata <em>\u201cAku pernah bersama Rasullullah Shallahu \u2018Alaihi Wassalam, lalu seorang angsor mendatangi beliau baginda Nabi Muhammad Shallahu \u2018Alaihi Wassalam, ia memberi salam dan bertanya pada Nabi; wahai Rasullullah mukmin manakah yang paling baik ?, beliau bersabda;\u00a0 yang paling baik akhlaqnya, lalu orang ansor itu bertanya lagi; mukmin manakah yang paling cerdas?, beliau bersabda; yang paling banyak menginggat kematian dan paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas .\u201d<\/em><\/p><cite> ( HR. Ibnu Majjah no. 4259., ini merupakan Hadist hasan menurut Syaikh Al Albani )  <\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>5.\nSebaik baiknya nasihat adalah menasehati diri sendiri.Didalam menjalani hidup\nini tentunya setiap manusia tidak akan luput dari kesalahan kesalahan yang\npernah diperbuat dimasa yang sudah dilewatinya dan tentunya itu adalah suatu\nhal yang sudah terjadi karena manusia adalaah tempatnya lupa dan berbuat\nkesalahan, akan tetapi jika selalu mengulangi kesalahan yang sama tanpa ada\nupaya untuk memperbaikinya maka sungguh jika dalam keadaan seperti itu ia akan\nsangat merugi, ingatlah apapun kesalahan yang kamu perbuat dimasa yang lampau,\nsemua akan berlalu dan jika kamu ingin menjadi orang yang tidak merugi maka\nsegeralah bertaubat dan memperbaiki diri kita sesuai petunjuk dari tuhan yang\nmaha memberikan petunjuk yang diberikan kita, sehingga perbuatan kita akan\nmenjadi berkah dan rahmat bagi orang yang ada disekitar kita, ingat ketika\nseseorang sudah memperbaiki dirinya jagan pernah merasa sudah lebih baik dari\ndirinya sebab seseorang yang memuji dirinya sendiri, maka akan hilang kemulyaan\nyang dimilikinya, sesekali cobalah untuk tidak menjadi orang sukses buat diri\nsendiri, tapi berusahalah untuk menjadi orang yang bernilai bagi orang lain,\njangan pernah mengeluh ketika kehidupan dilanda musibah, karena dengan musibah\ntersebut kita bisa belajar yang namanya kuat dalam menghadapi cobaan, karena\nsebuah harapan yang optimis itu akan menguatkan untuk terus meningkatkan\nkebaikan kebaikan, jangan pernah berputus asa ketika kita dalam keadaan\nterpuruk, karena kita tidak akan pernah akan mendapat hal yang akan kita gapai\ndihari esok, sesulit apapun masalah yang kita hadapi cobalah untuk selalu sabar\ndalam menghadapinya, karena dengan kesabaran dan berdoa maka dibalik kesulitan\nitu ada kemudahan kemudahan, dan yang terakhir jangan kamu menilai orang lain\nsebelum kamu menilai seperti apa dirimu sendiri, karena tidak semua yang kita\nlihat itu benar adanya dan tidak semua yang kita sangkakan itu benar smuanya\nkarena belum tentu dimata tuhan kita lebih baik daripada orang yang kita sangka\ntersebut, Salah satu hak orang Islam satu dengan yang lainnya adalah hendaklah saling\nmenasehati dalam kebaikan jika saudara kita melakukan kesalahan nasehatilah dia\ndan janganlah kalian mencela dia atas perbuatannya, hendaklah nasihat itu\ndengan lembut dan dengan kata yang menyejukkan penuh hikmah , hendaklah seorang\nmuslim berhati hati jangan sampai ketika menasehati menyinggung hatinya orang\nyang diberi nasihat, karena segala prasangka adalah seburuk-buruknya\npembicaraan .<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\"><em>&nbsp;\u201c Jadilah baik tanpa harus menjelekkan ,\nJadilah benar tanpa harus menyalahkan, dan lakukanlah kebaikan dengan terus\nberbuat baik\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Segala puji hanya tercurahkan pada Allah <em>Subhanahu wa ta\u2019ala<\/em> dengan pujian diawal\ndan diakhir, secara batin dan secara dhohir, tiada upaya dan kekuatan kecuali\ndengan pertolongan Allah <em>Subhanahu wa\nta\u2019ala<\/em> yang maha tinggi dan maha agung, semoga Alllah <em>Subhanahu wa ta\u2019ala<\/em> senantiasa membimbing kita melimpahkan rahmat\ntaufiq dan hidayahnya kepada kita Amin.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>Maka,\nbarang siapa menghisab dirinya sebelum mengalami penghisaban, kelak pada kiamat\nhisabnya akan diringankan. Juga akan diberikan jawaban atas setiap ajuan\npertanyaan, dan amatlah baik tempat kembalinya. Dan barangsiapa tidak pernah menghisab dirinya, ia akan sangat menyesal,\ndan kelak pada hari kiamat akan terus menunggu. Kesalahannya juga akan menyeretnya\npada kehinaan dan murka Allah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\">Tidak heran\njika Sayyidina Umar pernah berkata, \u201cHisablah dirimu sebelum dirimu dihisab.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Secara psikologis, ketika seseorang melakukan evaluasi terhadap amal perbuatannya yang telah berlalu, maka akan timbul rasa malu, menyesal dan merugi, jika yang dilakukan adalah keburukan, kemaksiatan. Apabila hal itu dilakukan secara terus menerus, kemudian diikuti dengan langkah memperbanyak diri hadir dalam majelis dzikir dan majelis ilmu, sudah tentu, akan hadir keriangan di dalam hati, sehingga bukan lagi perkara sulit bagi diri untuk menjalankan beragam ketaatan yang Allah perintahkan. Sholat tidak lagi menjadi beban, tetapi kebutuhan hati yang menenangkan dan menyeimbangkan diri di dalam menyikapi segala macam dinamika kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Oleh : Nur Arifin S.Sy. &#8211; Staf Wakaf dan Dakwah YBWSA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0639\u064e\u0635\u0652\u0631\u0650\u00a0 \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u064e\u0641\u0650\u064a \u062e\u064f\u0633\u0652\u0631\u064d\u00a0 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0651\u0627 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0627\u0644\u0650\u062d\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0642\u0650\u0651 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0628\u0652\u0631\u0650 \u201cDemi masa. Sungguh, manusia berada dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2773,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-2772","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-kajian","post_format-post-format-gallery"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/author\/ybwsa\/"},"rttpg_comment":4,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/category\/kajian\/\" rel=\"category tag\">Kajian<\/a>","rttpg_excerpt":"\u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0639\u064e\u0635\u0652\u0631\u0650\u00a0 \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u064e\u0641\u0650\u064a \u062e\u064f\u0633\u0652\u0631\u064d\u00a0 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0651\u0627 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0627\u0644\u0650\u062d\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0642\u0650\u0651 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0628\u0652\u0631\u0650 \u201cDemi masa. Sungguh, manusia berada dalam [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2772"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2772\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ybw-sa.org\/english\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}