Direktur Utama Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang dr H Masyhudi AM M.Kes, untuk kedua kalinya terpilih kembali menjadi Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) periode 2021-2026, Selasa (24/08/2021).

Dalam Muktamar V Mukisi yang diselenggarakan secara virtual tersebut juga memilih kembali dr Burhanuddin Hamid Darmadji MARS sebagai Sekretaris Umum Mukisi. Sebelum pelaksanaan Muktamar Mukisi, diselenggarakan Webinar Nasional ‘’Mempertahankan Mutu Pelayanan Kesehatan Islam di Era Pandemi’’.

Sebagai keynote speaker Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Sebagai pembicara Ketua Mukisi dr H Masyhudi AM M.Kes, Ketua Divisi Sertifikasi RS Syariah Dr dr Sagiran Sp.B, Komisi Fatwa MUI Dr dr Endy Muh Astiwara MA dan Anggota Divisi Sertivikasi RS Syariah Dr drg Wahyu Sulistiadi MARS.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mukisi yang telah berperan menjadi pelopor lahirnya RS Syariah di Indonesia. Wapres menaruh harapan besar kepada Mukisi agar mampu memberikan kontribusi dan perannya dalam pelayanan kesehatan Islami secara maksimal di masa pandemi ini.

dr Masyhudi menjelaskan, Muktamar V Mukisi membahas empat Agenda, yaitu pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus 2016-2021, perubahan AD dan ART, penyepakatan program serta penetapan Ketua Umum dan Sekretaris Umum Mukisi periode 2021-2026.

Selanjutnya dibentuk tim formatur untuk mendiskusikan kandidat yang telah dipilih sebanyak sembilan orang oleh para anggota perwakilan tiap instansi rumah sakit syariah anggota Mukisi.

Mereka adalah dr Jusuf Saleh Bazed SP U, dr Burhanuddin Hamid MARS, dr Masyhudi AM MKes, Dr dr Sagiran SpB(K)KL MKes, dr Widodo Wirawan MPH, dr Dadang Rukanta SpOT MKes, dr Yahmin Setiawan MARS, Dr dr Nasryudin AM SpOG(K) MARS, dan Dr drg Edi Sumarwanto MM MHKes.

“Kami ingin memberikan kepercayaan kepada dr Masyhudi dan dr Burhan untuk melanjutkan kepemimpinan Mukisi karena dalam lima tahun ini kegiatan yang dilakukan oleh Mukisi sungguh luar biasa sekali,” kata Ketua Dewan Pembina Mukisi Jusuf Saleh Bazed.

Atas kesepakatan Sembilan orang anggota tim formatur yang terpilih tersebut, kemudian diputuskan dr Masyhudi dan dr Buhan sebagai Ketua Umum dan Sekertaris Umum Mukisi periode 2021-2026.

Amanah Luar Biasa
Kepada wartawan dr H Masyhudi mengatakan, pemilihan dirinya periode kedua merupakan amanah yang luar biasa. ‘’Bagi saya maupun dokter Burhan ini Amanah luar biasa untuk kembali menunaikan tugas perjalanan dakwah Islami dalam bidang kesehatan. Nantinya kedepannya akan banyak tantangan yang Mukisi hadapi sehingga seluruh jajaran pengurus dan anggota harus saling bertanggungjawab dan mendukung semua kegiatan-kegiatan organisasi,” kata Masyhudi.

“Sekaligus kami mohon doa restu semoga semua dapat amanah dalam membangkitkan RS Syariah di Nusantara,” kata dr Masyhudi dalam pidato etelah terpilih.

Menurutnya ada banyak tantangan yang harus dijawab untuk periode lima tahun kedepan. Karena itu dia berharap kerja sama dari semua pengurus maupun anggota, sekaligus membutuhkan hubungan yang kuat, dan niat yang ikhlas dalam menjalaninya.

Tantangan pengembangan Mukisi yang tercantum dalam Muktamar V, di antaranya adalah penumbuhan organisasi: keanggotaan, perluasan pengurus daerah dan penguatan pengurus daerah. Pengembangan manajemen dan SDM kesehatan Islam. Pengembangan rumah sakit Syariah. Peningkatan pengembangan institusi pendidikan kesehatan. Pengembangan usaha dan pendanaan tetap dan pengembangan kejasama yang memberikan benefit bagi Mukisi dan anggotanya.

sumber: https://www.smol.id/news/pr-71948306/dr-masyhudi-terpilih-kembali-menjadi-ketua-umum-mukisi?page=all